Sabtu, 21 September 2013

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum persalinan

Berikut ini  beberapa Tips untuk membantu Anda mempersiapkan perlengkapan bayi  untuk menyambut kedatangan bayi Anda di rumah. Segalanya akan menjadi lebih mudah jika Anda telah siap jauh sebelum kelahiran bayi Anda.

Belajar dari sumber yang tepat
Banyak buku bacaan yang bermanfaat yang bisa  membantu Anda untuk tetap rileks dengan bersantai membaca buku dan juga sekaligus membuat Anda bertambah pengetahuannya untuk menghadapi persalinan dan tahu apa-apa saja yang Anda akan hadapi dan apa yang akan Anda butuhkan.

Persiapan menyambut kedatangan si kecil rasanya tidak ada habis-habisnya.Di kehamilan pertama, saya yakin sekali sudah menyiapkan semuanya. Sayangnya, saya kurang menyiapkan pasangan saya! Ia sampai hampir lupa memasukkan koper ke dalam mobil, lho. Juga, ia clueless soal benda-benda keperluan saya dan si calon buah hati. Kesalahan seperti inilah yang membuat saya lebih bersiap lagi menghadapi kehamilan kedua.

Memasuki bulan ke-8 kehamilan, mama sebaiknya sudah melakukan persiapan. Terkadang si kecil enggan menunggu sampai tanggal perkiraan kelahiran, bahkan lahir 2-3 minggu lebih cepat. Nah, berikut berbagai hal yang perlu disiapkan agar Anda lebih tenang saat berangkat ke rumah sakit. 

1. Menyiapkan Tempat Persalinan (Pada Bulan ke-6 kehamilan)
Memasuki trimester ketiga, berdiskusilah dengan dokter seputar proses persalinan yang akan Anda pilih, apakah normal atau via operasi caesar. Semua mama ingin melahirkan secara normal tapi umumnya, kondisi kesehatan mama dan janin akan banyak berpengaruh pada hal ini. Juga, tentukan rumah sakit untuk tempat melahirkan si kecil. Perhatikan jarak tempuh yang harus dilalui dan periksa apakah Anda perlu mendaftar dulu sebelum melahirkan. Untuk menetapkan pilihan, tanyakan pada dokter atau pihak rumah sakit, lihatlah fasilitas yang disediakan dan juga tempat menunggu selama proses persalinan, kebijakan rumah sakit tentang IMD (Inisiasi Menyusui Dini), biaya, dll. Yang pasti, tanyakan semua hal yang Anda anggap penting dan cari tahu juga pengalaman orang-orang yang sudah pernah melahirkan di sana.

2. Menyiapkan tas ibu dan bayi (Pada bulan ke–7 kehamilan)
Isi tas mama:
  1. Baju tidur dengan kancing di depan (untuk menyusui) dan baju untuk pulang.
  2. Pakaian dalam, bra menyusui dan breast pad.
  3. Gurita atau korset, dan alat pompa ASI.
  4. Pembalut khusus setelah melahirkan.
  5. Keperluan mandi dan make up seperlunya.
  6. Bahan bacaan atau mp3 player untuk teman pengusir bosan. 
  7. Kartu rumah sakit, ponsel dan daftar nomor telepon penting.

Isi tas bayi:
  1. Popok kain, atau popok sekali pakai ukuran newborn.
  2. Baju, celana, dan topi bayi.
  3. Kaus kaki, sarung tangan, dan selimut.


3. Menyiapkan keperluan bayi (Pada Bulan ke-7 kehamilan)
Untuk memudahkan mama, kelompokkan keperluan si kecil menjadi 4 bagian, yaitu: 
Pakaian bayi:
  • Popok bayi, baik yang terbuat dari kain biasa atau berbentuk cloth diaper.
  • Beberapa variasi blus, seperti blus berlengan pendek, panjang, dan tanpa lengan. Sebaiknya blus si kecil terbuat dari bahan katun, dan cobalah untuk membeli dalam beberapa ukuran
  • Celana bayi, panjang dan pendek.
  • Kaus kaki, sarung tangan, dan topi bayi.
  • Kamar bayi:
  • Boks bayi. Ketika memilih, coba perhatikan keamanan dan pastikan bahan yang digunakan tidak beracun.
  • Keperluan boks, seperti bumper, bantal, seprai, sarung bantal, selimut, dan perlak.
  • Meja ganti (baby tafel). Bisa juga merangkap lemari atau laci untuk menyimpan keperluan bayi. 
  • Lemari atau rak pakaian. Jika meja ganti belum merangkap rak pakaian, sebaiknya letakkan rak atau lemari berdekatan dengan meja ganti.
  • Sofa yang nyaman bagi mama ketika harus menyusui atau menimang-nimang si kecil.
  • Baik untuk dinding maupun perabot, pilihlah cat dengan bahan nontoxic dan lakukan pengecatan jauh-jauh hari agar bau cat sudah hilang ketika bayi Anda lahir. Catatan: Jangan ikut mengecat kamar bayi ya, Ma. Bau cat yang terhirup tidak baik bagi kesehatan Anda.

Keperluan mandi dan kebersihan:
  • Bak mandi bayi dan karet anti-slipnya.
  • Keperluan mandi, seperti sabun dan shampo.
  • Waslap untuk mandi.
  • Bola-bola kapas berair dan tisu basah.
  • Krim ruam popok, baby oil, dan minyak telon.
  • Sisir bayi, gunting kuku, dan termometer.

Keperluan bepergian:
  • Tas bayi.
  • Selimut bertudung.
  • Gendongan bayi.
  • Stroller dan car seat untuk bayi. Perhatikan segi keamanannya dan produk harus sesuai usia bayi.


4. Persiapan Sang Ayah (Pada bulan ke-7 kehamilan)
Catatan khusus: Ayah memiliki peran yang sangat penting dalam membantu mama melewati masa persalinan. Ada berbagai hal yang harus disiapkan pasangan Anda untuk mengurangi ketegangan saat persalinan:
  1. Menyiapkan tas untuk dirinya. Ya, Ayah juga perlu menyiapkan tas, bila Anda (tiba-tiba) menolak untuk ditinggal sendiri di rumah sakit. Siapkan pakaian ganti, alat mandi, bahan bacaan, serta kamera atau handycam untuk mengabadikan momen kelahiran si kecil.
  2. Mengetahui letak tas mama dan bayi disimpan (juga mengetahui isinya!). Jadi, Ayah tidak bingung saat dimintai tolong untuk mengambilkan sesuatu dari dalam tas.
  3. Mencari tahu rute tercepat dan jalan alternatif menuju rumah sakit. Jika perlu, lakukan uji coba terhadap rute ini sebelumnya.
  4. Menyiapkan mental untuk mendampingi saat Anda melahirkan. Namun, jangan paksa calon Ayah untuk masuk ke kamar bersalin ya. Pastikan Ayah benar-benar siap mendukung proses kelahiran si kecil.

5. Persiapan untuk calon kakak (Pada Bulan ke-6 kehamilan)
Catatan khusus: Untuk hal ini, bekerjasamalah dengan pasangan Anda. Bila perlu, minta juga bantuan orang tua Anda. Coba untuk menyiapkan anak pertama Anda sejak awal kehamilan, dengan mengabarkan padanya bahwa ia akan menjadi seorang kakak.  Biasanya, anak merasa cemas kalau kasih sayang orangtuanya akan berkurang saat adiknya lahir nanti. Jadi, beri ia penjelasan bahwa Anda akan selalu menyayanginya. Ikut sertakan juga kakak dalam mempersiapkan keperluan bayi agar ia tidak merasa terabaikan.
Diskusikan juga dengan Ayah tentang siapa yang akan menjaga si kakak selama Anda di rumah sakit. Bila mau, ia boleh menginap di rumah anggota keluarga yang sudah dikenal dan akrab dengannya, seperti kakek nenek. Bisa pula, mereka menginap di rumah Anda untuk menemani si kakak. Yang jelas, pastikan ia merasa nyaman dan tetap mendapat perhatian dari Anda dan pasangan. Di hari libur, Ayah juga dapat membawa si kakak mengunjungi Anda dan adik bayi di rumah sakit, agar ia mulai terbiasa dengan kehadiran adiknya. 

6. Menyiapkan cuti hamil (Pada Bulan ke -6 kehamilan)
Catatan khusus: Sejak masa awal kehamilan, sebaiknya Anda sudah memberitahu pimpinan Anda dan memastikan fasilitas cuti hamil atau asuransi pada bagian HRD. Bila memungkinkan, cuti diambil 3 bulan setelah melahirirkan. Selain menjadi hak mama untuk memulihkan kondisi tubuh, masa cuti ini juga merupakan masa bagi si kecil untuk menjalin kelekatan (bonding) dengan Anda dan mendapat ASI eksklusif. Untuk urusan pekerjaan yang Anda tinggalkan, informasikan dan delegasikan tugas pada kolega Anda. Juga beritahukan pada klien nama rekan Anda yang bisa dihubungi selama Anda mengambil cuti melahirkan.

7. Meminta bantuan orang/saudara (Pada Bulan ke-7 kehamilan)
Catatan khusus: Delegasi, itu kata kuncinya. Delegasikan tugas-tugas rumahtangga pada asisten rumahtangga atau keluarga. Jelaskan apa saja yang harus mereka lakukan dan tinggalkan uang untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Jangan lupa, tempelkan daftar nomor telepon penting di dekat pesawat telepon.

8. Persiapkan diri anda untuk proses persalinan (Pada Bulan ke-6 kehamilan)
Catatan khusus: Selain mental, siapkan juga fisik Anda untuk proses persalinan yang cukup melelahkan. Jaga pola makan dengan cara mengonsumsi makanan sehat dan lakukan olah raga sesuai anjuran dokter. Ikuti juga kelas senam atau yoga kehamilan yang bisa membuat Anda lebih rileks serta belajar bernafas dan mengejan yang benar saat melahirkan nanti. Inilah beberapa tanda menjelang melahirkan:
  1. Keluar lendir bercampur darah dari vagina.
  2. Kontraksi yang jaraknya semakin berdekatan.
  3. Pecahnya air ketuban.

Jika tidak yakin dengan tanda-tanda yang muncul, coba hubungi dokter atau rumah sakit. Mereka akan menanyakan tanda-tanda yang Anda alami dan memberitahu apa yang harus dilakukan. Namun, bila air ketuban sudah pecah, jangan ragu lagi Ma. Segera berangkat ke rumah sakit bersalin dan jangan lupa membawa tas perlengkapan mama, bayi, dan Ayah.

9. Persiapkan diri anda saat tanda-tanda kelahiran belum terlihat/belum terasa (Pada Bulan ke-9 kehamilan)
Catatan khusus: Jangan panik. Ini mungkin terjadi bila siklus haid tidak teratur atau berlangsung lama. Coba lakukan pemeriksaan rutin dan konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan melahirkan via operasi caesar.
Di masa ini, Anda mungkin juga akan merasa 'antiklimaks' dan depresi, apalagi ditambah pertanyaan orang-orang sekitar tentang waktu perkiraan melahirkan. Tetaplah rileks, Ma. Biasanya, dokter menyarankan agar Anda memperbanyak jalan kaki untuk mempercepat proses persalinan.

10. Persiapan untuk masa setelah melahiran (Pada Mulailah mencari info sejak awal kehamilan)
Catatan khusus: Setelah 9 bulan, akhirnya bayi kecil yang dinanti-nantikan lahir dan berada di pelukan Anda. Apa yang harus dilakukan? IMD bisa membantu Anda dalam memulai proses menyusui dan menjalin kelekatan dengan si kecil. ASI yang pertama keluar benar-benar istimewa, karena mengandung zat antobodi yang penting bagi bayi.
Di masa-masa ini, mungkin Anda akan dihantui berbagai rasa cemas dan keletihan fisik yang membuat Anda rentan terkena sindroma baby blues. Jangan segan untuk meminta bantuan pasangan dan anggota keluarga Anda. Pastikan juga Anda makan  teratur dan cukup istirahat. Bila Anda bahagia, bayi Anda pasti akan bahagia.

Bahaya Kegemukan Obesitas Menyebabkan Kesuburan Menurun

Bahaya Kegemukan Obesitas Menyebabkan Kesuburan Menurun


Pelangsing Badan Tiens, Bahaya Kegemukan Obesitas Menyebabkan Kesuburan Menurun


Dampak kegemukan atau obesitas sangat berbahaya bagi kesehatan. Studi terbaru mengungkapkan, pria yang obesitas memiliki kualitas sperma yang buruk dibandingkan dengan pria yang berat badannya seimbang.


Selama beberapa dekade para ahli meneliti dampak kegemukan pada kesuburan seorang pria. Beberapa literatur menyebutkan, kualitas sperma pria gemuk lebih rendah, antara lain terlihat dari jumlah sperma yang sedikit dan sperma yang mampu berenang dengan gesit.


Studi teranyar yang dilakukan peneliti dari Argentina semakin menguatkan studi-studi sebelumnya. Para peneliti mengevaluasi contoh air mani 794 pria yang bersama pasangannya sedang melakukan program kehamilan.


Para peneliti menemukan bahwa 155 pria yang tergolong obesitas memiliki sedikit sperma yang mampu berenang dengan gesit dan mampu berpindah tempat dibandingkan dengan pria yang berat badannya normal.


Pria gemuk juga cenderung memiliki kadar neutral alpha glucosidase (NAG), yakni enzim yang dikeluarkan oleh cairan epididimis, yang menandakan apakah sebuah sel sperma matang dan dapat berenang. Kadar NAG dalam cairan mani bisa menjadi pertanda baik buruknya fungsi epididimis.


"Ini adalah studi pertama yang mengungkapkan dampak obesitas terhadap fungsi epididimis. Meski begitu, bukan berarti seorang pria akan menjadi tidak subur karena berat badannya bertambah," kata Dr Ana Carolina Martini dari National University of Cordoba, Argentina.


Meski berpengaruh pada sedikitnya jumlah sperma yang aktif berenang, dalam riset yang dilakukan Dr Ana ini tidak ditemukan dampak kegemukan pada kualitas air mani, termasuk jumlah sperma, kadar testosteron, dan jumlah sperma dengan bentuk yang normal.


Walau demikian, Dr Ana mengungkapkan, masih ada kesempatan bagi pria gemuk untuk meningkatkan kualitas spermanya dengan cara mengurangi berat badan. Penelitian menunjukkan, pengurangan berat badan mampu mengembalikan keseimbangan hormon reproduksi.


Penelitian ini, papar Dr Ana, memiliki beberapa pembatasan, yakni responden adalah orang yang memang memiliki masalah kesuburan dan kadar indeks massa tubuh yang sebenarnya tidak bisa menjadi ukuran berapa lemak tubuh yang sebenarnya. Para ahli mengatakan, pengukuran lemak di perut lebih efektif untuk mengetahui kadar hormon seks dibandingkan dengan indeks massa tubuh.  (kompas)


9 Cara Mengobati Mata Minus Secara Alami


9 Cara Mengobati Mata Minus Secara Alami | Mata minus atau rabun merupakan suatu keadaan dimana kita tidak dapat melihat suatu objek secara jelas. Untuk mata minus sendiri dapat digolongkan menjadi dua yaitu mata minus rabun jauh dan rabun dekat. Mata minus abun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh.



9 Cara Mengobati Mata

4 Tips Alami Mengatasi Alergi pada Hidung

BlogDokter - Beberapa orang memiliki alegi tertentu. Bisa karena debu, bulu kucing atau hawa dingin. Yang lebih sering menimpa orang pada umumnya adalah alergi debu. Dan alergi ini tentunya menyerang hidung dan membuatnya meler. Atau terkadang saat alergi datang bersin-bersin tanpa henti akan menyebabkan kita tergantu secara fisik.
Ilustrasi Hidung Alergi Pada Debu
Berikut 4 Tips Alami Memiliki Hidung yang Sehat.

1. Memasang alat pelembab udara

Hal ini mungkin terdengar agak sulit, namun hal inji cukup efektif mencegah alergi pada hidung anda . Saat pemicu alergi datang ia akan mengahmbat proses tubuh yang menjaga saluran hidung menjadi lembab. Ketika pemicu alergi masuk di hidung, tubuh memproduksi zat kimia yang disebut histamin yang menyebabkan selaput lendir membengkak dan kering. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga kelembaban udara yang masuk di hidung anda.

2. Menghirup udara garam

Sebagian orang memilih untuk membuat obat dari garam mereka sendiri . Taburkan sedikit garam dalam panci masak dengan beberapa cangkir air lalu didihkan. Pasang wajah Anda pada panci , handuk di atas kepala Anda , dan tarik napas. Menambahkan beberapa minyak kayu putih / salep ke air tersebut dapat membuka sinus Anda lebih baik.

3. Minum banyak air


Dalam hal apapun air mineral memang sangatlah berguna bagi kesehatan. Air juga penting untuk tetap terhidrasi ketika Anda mengalami gejala alergi .

4. Minyak mustad


Ambil sesendok mustard dan panaskan dalam panci dengan sedikit air. Tarik nafas pada mustard yang memiliki aroma yang kuat.

Nah, itulah 4 Tips Alami Mengatasi Alergi pada Hidung. Semoga artikel diatas dapat menjaga hidung sehat tanpa alergi.

Baca juga : 10 Cara Alami Mengatasi Hidung Tersumbat

Berbagai Cara memakai Jilbab bentuk wajah Bulat

Cara memakai Jilbab bentuk wajah Bulat, memang lebih banyak yang mencari tips ini karena kebanyakan orang kesulitan dalam mencari model jilbab atau cara memakai jilbab dengan bentuk wajah bulat ini. Sebenarnya cukup simple saja menurut saya kita tingga mengetahui kekuranganya dan menutupinya hingga terkesan tidak bulat. Nah pertama yang harus diperharikan jika bentuk wajah anda bulat adalah membuat wajah terkesan lebih oval dengan cara menutupi sebagian tulang pipi anda agar terlihat lebih oval, nah kemudian jangan menutupi bagian dahi atas terlalu kebawah karena akan memberikan kesan lebih pendek bukan, sebenarnya prinspnya itu saja sih, nah untuk lebih jelanya simak tutorial memilih dan memakai jilbab bentuk wajah bulat berikut ini.  

Sebelum masuk kepembahasan tentang tips memilih model jilbab sesuai bentuk wajah Bulat mari kita simak dulu cara mengetahui bentuk wajah anda, tanpa harus meminta teman atau saudara anda memberikan komentar, nah silahkan simak caranya tidak terlalu sulit kok, mari cek it dot. 


http://caraberhijabb.blogspot.com/2013/09/berbagai-cara-memakai-jilbab-bentuk.html


Tips berikut ini untuk menentukan bentuk wajah Anda.
  1. Ukur jarak tulang pipi kiri dan kanan dari titik yang paling tinggi
  2. Ukur lebar rahang Anda dari titik rahang yang paling lebar
  3. Ukur dahi Anda pada bagian yang paling lebar. Biasanya, terletak tepat di antara alis dan garis rambut.
  4. Ukur dari ujung garis rambut sampai bawah pipi Anda.
  5. Jangan lupa untuk menuliskan semua ukuran tersebut dan jangan sampai tertukar
Jika Sudah mengukur kelima poin di atas? Saatnya menentukan bentuk wajah Anda.
  • Oval, normalnya memiliki panjang yang sebanding dengan satu setengah kali lebar wajah
  • Bulat, panjang dan lebar wajah adalah sebanding
  • Hati, sempit di garis rahang dan lebar pada tulang pipi atau dahi
  • Kotak, panjang wajah sebanding dengan lebarnya dan memiliki bentuk persegi yang jelas
  • Segitiga, memiliki rahang yang lebar dan tulang pipi yang sempit dengan dahi yang tidak terlalu tinggi
  • Segi enam (diamond), memiliki jarak tulang pipi yang lebar, dahi dan rahang sempit yang kira-kira lebarnya sebanding.
   
wajah bulat

wajah hati

wajah oval

    Wajah kotak

    wajah segitiga

    wajah panjang


    Nah jika dari hasil pengukuran wajah tersebut wajah anda adalah Bulat, simak informasi berikut ini.  











    Cara memakai Jilbab bentuk wajah Bulat, Hal yang paling penting dan harus diperhatikan benar benar adalah Jangan memakai ciput arab yang menutupi dahi anda dari bawah hingga keatas nanti wajah anda akan terlihat tambah bulat dan pendek. Kemudian untuk tulang pipi anda harus ditutupi dengan jilbab agar terlihat lebih oval, dan simetris sehingga enak dipandang dan terlihat menarik. Nah agar benar benar tidak terlihat sangat bualt dan gemuk, Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda dapat mencoba undercaps yang banyak dijual di pasaran. Untuk memakanya, sebaiknya ikat terlebih dahulu rambut Anda, hindari pemakaian cepol atau konde.

    Demikian kiranya bisa di finising dengan memberikan aksesoris seperti kembang ataupun mani yang disesuaikan dengan warna jilbab dan baju anda.


    Demikian infomasi yang dapat kami sampaikan terkait dengan info terbaru dan update mengenai, Cara memakai Jilbab bentuk wajah Bulat. Semoga informasi yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk anda semua khususnya yang sedang mencari info tantang cara memakai jilbab  wajah bulat. Sekian dan terimakasih atas kunjugan anda.

    Jumat, 20 September 2013

    Cara Memakai Hijab Modis saat Bepergian ataupun Bekerja

    Banyak muslimah yang malas bepergian atau berangkat kerja dikarenakan merasa susah untuk tampil modis. Mengingat saat bepergian atau bekerja, tidak mungkin untuk memakai hijab yang ribet. Kalau memakai hijab yang sederhana agar mudah saat bepergian, hal itu akan terlihat tidak modis apabila dilihat orang sekitarnya. Berikut ada beberapa tips pilihan cara memakai hijab modis saat bepergian ataupun bekerja.
    Cara Memakai Hijab Modis

    Saat bepergian, cara memakai hijab agar terlihat modis walaupun dengan hijab yang praktis yaitu dengan  memilih syal panjang dengan warn polos tanpa motif pada hijab. Pilih bahan hijab yang sedang tren saat ini seperti kashmir. Hal yang perlu diperhatikan yaitu hindari pemilihan kain hijab yang membuat penampilan terlihat berlebihan atau glamor.
    Untuk baju agar tetap modis saat memakai hijab yakni dengan memakai basic dress yang panjang dan dilengkapi dengan luaran dari bahan knit atau syifon. Untuk basic dress biasanya bahan yang saat dipakai nyaman itu adalah jersey ataupun katun. Warna yang dipilih bisa disesuaikan dengan hijab ataupun luaran yang dipakai saat itu. Model hijab ini begitu sederhana tapi tetap modis.
    Pilihan warna yang seirama saat memakai hijab yang modis cukup dianjurkan, namun saat tidak ada warna yang seirama bisa juga memakai warna yang tidak seirama asal tidak begitu terlalu mencolok saat dipandang sehingga terlihat seperti kesan norak. Pemilihan warna netral sangat penting saat ingin memakai hijab sederhana namun modis.
    Misal saat ingin mengenakan warna neon. Alangkah baiknya memakai tiga buah warna, warna pertama yaitu warna netral seperti warna hitam dan warna putih. Jika dua pemilihan warna sebelumnya sudah berwarna cerah maka pilhan warna ketiga adalah warna yang cenderung ke warna gelap seperti hitam ataupun biru tua.  Warna netral tersebut berfungsi untuk membuat penampilan anda saat memakai hijab terlihat modis dan seimbang pemilihan warnanya. Atau juga bisa memilih warna skirt-nya berwarna hitam, atasannya berwarna  neon lime ataupun berwarna sitrus, hijabnya juga bisa dikombinasikan dengan warna ungu atau fuschia, warna hitam yang menetralkan.
    Sedangkan untuk saat bekerja di kantor, cara memakai hijab modis yaitu hampir sama saat memakai hijab keseharian. Tidak perlu memakai hijab yang berlebihan ataupun menggunakan warna yang mencolok saat dipandang seperti neon. Cukup dengan memilih warna-warna yang terlihat netral seperti cokelat khaki, hitam ataupun broken white. Hal ini dilakukan agar tidak terlalu mengundang perhatian orang disekitar.
    Pemilihan hijab sebaiknya mencari yang sederhana dan mudah dipakai namun dikreasikan sehingga kelihatan lebih rapi. Hijab paris mungkin bisa menjadi solusi untuk memakai hijab yang praktis namun modis. Untuk basic dress, saat tidak ingin memakai model maxi bisa saja diganti dengan mengenakan celana panjang namun pemilihan atasan yang tepat sangat penting. jadi tidak perlu memakai model hijab yang ribet untuk tampil modis. Lihat juga tutorial hijab pashmina sutra jersey untuk menjadi sumber inspirasi lain.

    Jelajah Jilbaber : Menara Pandang Gunung Kelud


    jelajah jilbaber - Menara / gardu pandang  merupakan salah satu keindahan obyek wisata yang ditawarkan oleh Gunung Kelud. Untuk menggapai puncak Menara Pandang Gunung Kelud, Bidadaris harus mendaki ratusan anak tangga. Mendaki anak tangga dari bebatuan yang tersusun rapi dengan pegangan besi di pinggirnya. Namun anak tangga tersebut menanjak dengan tingkat kemiringan yang cukup tinggi. Sehingga memerlukan tenaga ektra untuk menaklukannya.


    Dalam mendaki anak tangga Bidadaris haruslah berhati-hati saat melangkah menaiki anak tangga tersebut,  hal ini dikarena sebelah kanan dan kiri adalah jurang yang cukup dalam. Jika dalam pendakian kaki Bidadaris mulai terasa berat untuk melangkah, Bidadaris bisa istirahat sejenak dengan duduk di anak tangga. Sambil menikmati desiran angin gunung yang berhembus sejuk dan panorama alam Gunung Kelud yang luar biasa cantiknya. Jika kaki Bidadaris sudah terasa siap untuk melanjutkan perjalanan menggapai puncak, maka Puncak Menara Pandang akan menyajikan pemandangan yang sungguh mempesona pada Bidadaris yang telah berhasl menaklukannya sebagai imbalannya. Semua lelah, letih, pegal dan penat selama pendakian sirna.