Sabtu, 21 September 2013

Cara menjaga hamil muda agar tidak keguguran

Hamil adalah salah satu momen yang paling membahagiakan dalam hidup seorang perempuan. Tak heran kehamilan akan dijaga baik-baik agar nantinya lahir bayi yang sehat dan menggemaskan. Ketika sedang hamil, anda banyak sekali memikirkan posisi yang baik dan nyaman untuk janin dan aktivitas anda. Perubahan fisik yang semakin berubah di masa kehamilan memasuki usia tua semakin membuat anda mencari posisi yang tepat.

  1. Menghindari aktifitas yang berat. Pada awal kehamilan, secara umum wanita sangat mudah lelah bahkan ada sebagian yang sampai pingsan oleh karena tekana darah yang rendah. Karena itu, jangan paksakan diri Anda melakukan pekerjaan yang berat. Jangan beridiri terlalu lama dan janga pula duduk terlampau lama. Usahakan istirahat Anda cukup. Namun jangan juga terlalu lama berdiam diri sebab akan membuat badan Anda justru semakin tidak enak.
  2. Menghindari rokok, obat-obatan tertentu, kafein, alkohol dan semua zat-zat yang bisa membahayakan kehamilan. Alkohol juga rokok bisa menganggu dan menghambat perkembangan janin Anda. bahkan kabarnya, jika sang ibu perokok, maka kemungkinan bayi terlahir tidak sempurna akan semakin besar. Sementara itu kafein juga sangat direkomendasikan untuk dihindari sebab bisa mempengaruhi jumlah zat besi di dalam darah dan akan memperparah gejala anemia yang lazim diderita wanita yang sedang hamil. Jadi, sebaiknya cermat!
  3. Menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Saat hamil muda, biasanya wanita diserang rasa mual hingga nafsu untuk makan hilang. Hal ini memang normal adanya tapi walau bagaimanapun, perasaan ini tak boleh diikuti sebab jika calon ibu tidak makan maka janin akan kehilangan asupan nutrisi penting yang ia inginkan.
  4. Pandai-pandailah mengelolas emosi sebab saat jamil muda biasanya mood wanita layaknya yoyo, naik dan turun. Hal ini disebabkan kondisi hormone yang sedang tak stabil karena kehamilan. Hal ini harus dilawan sebab ibu yang stress sangat rentan membahayakan janin yang ia kandung. Kelola emosi dengan benar, banyak-banyaklah mendekatkan diri pada tuhan, bercengkrama dengan suami, latihan meditasi dan masih banyak lagi lainnya. Bagi Anda yang terbiasa mengusir stess dengan cokelat sebaiknya untuk sementara merubah kebiasaan tersebut sebab coklat juga mengandung kafein!
  5. Selanjutnya terkait dengan aktifitas seksual suami dan istri. Memang hal tersebut adalah fitrah dan sah-sah saja dilakukan. Tapi di awal kehamilan aktifitas tersebut bisa berujung pada keguguran jika tidak dilakukan sesuai kondisi sang wanita. Jadi, sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan. Aktifitas seksual harus dilakukan secara hati-hati (bahkan ada sebagian orang yang memilih stop sementara) jika kehamilan tersebut sangat beresiko tinggi seperti keguguran, ada riwayat melahirkan premature, adanya pendarahan di dalam vagina, plasenta previa dan semacamnya.
Terimakasih telah berkunjung di Blog Regina Putri, semoga informasi Cara menjaga hamil muda agar tidak keguguran dapat bermanfaat dan berguna bagi anda. Sampaikan informasi yang anda dapat ini kepada kerabat/teman yang bersangkutan. Atau share melalui tombol Facebook dibawah.

Hal-hal yang perlu dilakukan selama hamil

Hamil adalah salah satu momen yang paling membahagiakan dalam hidup seorang perempuan. Tak heran kehamilan akan dijaga baik-baik agar nantinya lahir bayi yang sehat dan menggemaskan. Nah Bunda, saat hamil jangan makan sembarang makanan ya.

Jika kehamilan sedang memasuki bulan kedua, mungkin perempuan hamil pertama kali sedang sangat menikmati posisinya yang sebentar lagi akan dipanggil ibu oleh anaknya. Biasanya di kehamilan bulan kedua, seorang perempuan akan mengidam makanan. Tapi jangan karena atas nama mengidam, maka seorang ibu hamil bebas makan makanan yang dikehendakinya. Ada makanan yang harus dihindari selama kehamilan di bulan kedua.

Badan terasa lemah, lesu dan kurang bersemangat, memang lazim dialami oleh ibu hamil. Namun, kehamilan bukanlah sebuah penyakit! Yang menyebabkan seseorang yang sedang hamil hanya boleh terbaring di tempat tidur, sedikit makan atau pilih-pilih makanan, atau bahkan tidak diizinkan melakukan pekerjaan apapun. Memang, ibu hamil seringkali mengalami berbagai gejala yang mirip dengan seseorang yang sedang sakit, tapi tidak lantas membuat aktifitas terganggu kan? Dan perlu diingat, janin yang sedang bertumbuh dalam rahim Anda, memerlukan berbagai hal yang dapat membuatnya terus tumbuh dan sehat, diantaranya;

Makanan sehat
Kalau hamil, jangan makan ikan, jangan makan ini, jangan makan itu. Wah, bisa kekurangan nutrisi dong ya kalau kita menuruti anjuran jangan dari kiri-kanan. Memang saat hamil, kita harus hati-hati terhadap makanan, namun bukan jenis makanannya yang harus kita hindari, tetapi, perhatikan jumlahnya, kandungan gizinya dan keseimbangan nutrisinya. Usahakan untuk makan rutin dengan menu seimbang (4 sehat 5 sempurna) atau paling tidak lengkapi menu Anda dengan sayur dan buah. Adakalanya, ibu hamil disarankan untuk berdiet, ikuti anjuran dokter, dan siapkan menu diet Anda.Tapi jika Anda memang tidak bermasalahan dengan berat badan selama hamil, sedikit camilan pada jam-jam antara makan utama, diperbolehkan, pilih camilan sehat yang rendah lemak seperti keripik buah atau sari kacang hijau, dll. Vitamin dan suplemen ibu hamil yang telah diresepkan dokter, jangan sampai terlewatkan.

Olahraga teratur
Hamil, bukanlah alasan untuk Anda bermalas-malasan dan lantas melupakan jadwal aerobic, yoga atau berenang. Saat hamil, olahraga juga sangat dibutuhkan, setidaknya lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki rutin setiap hari minimal 10 menit dan olahraga yang biasa Anda lakukan setidaknya 1 minggu sekali. Bahkan kini ada senam khusus yang mudah Anda pelajari dirumah, melaluni CD atau buku-buku kehamilan. Membiasakan bergerak saat hamil, terutama di minggu-minggu terakhir kehamilan, akan membantu proses persalinan lebih mudah.

Istirahat
Bekerja saat hamil memang tidak dilarang bahkan dianjurkan untuk tetap aktif dikantor atau di pekerjaan Anda. Namun, disela-sela jadwal itu jangan lupa untuk istirahat. Setidaknya, pejamkan mata Anda 10-15 menit setiap lepas jam makan siang, atau jika memang diperlukan, rebahkan badan Anda beberapa waktu dan hirup oksigen secara teratur tarik dan hembuskan dalam beberapa hitungan (3x8 hitungan) dan rasakan kesegaran tubuh Anda kembali. Malam hari, usahakan untuk tidur tepat waktu dengan waktu tidur setidaknya 6 jam. Ibu hamil membutuhkan waktu istirahat yang lebih lama, dan saat istirahat itulah saat baik bagi perkembangan janin.

Kebersihan
Bagi ibu hamil, kebersihan haruslah sangat diperhatikan, tidak hanya kebersihan tubuh dengan rutin mandi, mencuci rambut, dll. Perlu menjaga pula kebersihan makanan yang akan dimakan, kebersihan lingkungan termasuk udara, juga harus diperhatikan. Saat hamil, kita lebih banyak mengeluarkan keringat, dan sering buang air kecil, yang memungkinkan tubuh rentan terpapar kuman bahkan bakteri.

Pemeriksaan rutin
Dan, untuk mengetahui kondisi kehamilan dan kesehatan Anda, sangat dianjurkan pada ibu hamil, untuk rutin memeriksakan kehamilannya  pada dokter atau petugas medis, sesuai jadwal yang telah diberikan. Ikuti petunjuk dan ingat baik-baik hasil diagnosanya, agar memudahkan Anda mengetahui keadaan kehamilan sampai persalinan nanti.

Perlu diingat bahwa kehamilan adalah kondisi badan yang sehat dan memang perlu perhatian khusus pada kesehatan, segala hal yang biasa dilakukan sehari-hari boleh dilakukan wanita hamil, intinya, fikiran tetap rileks, nikmati kehamilan Anda dan beraktifitas dengan seimbang!

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum persalinan

Berikut ini  beberapa Tips untuk membantu Anda mempersiapkan perlengkapan bayi  untuk menyambut kedatangan bayi Anda di rumah. Segalanya akan menjadi lebih mudah jika Anda telah siap jauh sebelum kelahiran bayi Anda.

Belajar dari sumber yang tepat
Banyak buku bacaan yang bermanfaat yang bisa  membantu Anda untuk tetap rileks dengan bersantai membaca buku dan juga sekaligus membuat Anda bertambah pengetahuannya untuk menghadapi persalinan dan tahu apa-apa saja yang Anda akan hadapi dan apa yang akan Anda butuhkan.

Persiapan menyambut kedatangan si kecil rasanya tidak ada habis-habisnya.Di kehamilan pertama, saya yakin sekali sudah menyiapkan semuanya. Sayangnya, saya kurang menyiapkan pasangan saya! Ia sampai hampir lupa memasukkan koper ke dalam mobil, lho. Juga, ia clueless soal benda-benda keperluan saya dan si calon buah hati. Kesalahan seperti inilah yang membuat saya lebih bersiap lagi menghadapi kehamilan kedua.

Memasuki bulan ke-8 kehamilan, mama sebaiknya sudah melakukan persiapan. Terkadang si kecil enggan menunggu sampai tanggal perkiraan kelahiran, bahkan lahir 2-3 minggu lebih cepat. Nah, berikut berbagai hal yang perlu disiapkan agar Anda lebih tenang saat berangkat ke rumah sakit. 

1. Menyiapkan Tempat Persalinan (Pada Bulan ke-6 kehamilan)
Memasuki trimester ketiga, berdiskusilah dengan dokter seputar proses persalinan yang akan Anda pilih, apakah normal atau via operasi caesar. Semua mama ingin melahirkan secara normal tapi umumnya, kondisi kesehatan mama dan janin akan banyak berpengaruh pada hal ini. Juga, tentukan rumah sakit untuk tempat melahirkan si kecil. Perhatikan jarak tempuh yang harus dilalui dan periksa apakah Anda perlu mendaftar dulu sebelum melahirkan. Untuk menetapkan pilihan, tanyakan pada dokter atau pihak rumah sakit, lihatlah fasilitas yang disediakan dan juga tempat menunggu selama proses persalinan, kebijakan rumah sakit tentang IMD (Inisiasi Menyusui Dini), biaya, dll. Yang pasti, tanyakan semua hal yang Anda anggap penting dan cari tahu juga pengalaman orang-orang yang sudah pernah melahirkan di sana.

2. Menyiapkan tas ibu dan bayi (Pada bulan ke–7 kehamilan)
Isi tas mama:
  1. Baju tidur dengan kancing di depan (untuk menyusui) dan baju untuk pulang.
  2. Pakaian dalam, bra menyusui dan breast pad.
  3. Gurita atau korset, dan alat pompa ASI.
  4. Pembalut khusus setelah melahirkan.
  5. Keperluan mandi dan make up seperlunya.
  6. Bahan bacaan atau mp3 player untuk teman pengusir bosan. 
  7. Kartu rumah sakit, ponsel dan daftar nomor telepon penting.

Isi tas bayi:
  1. Popok kain, atau popok sekali pakai ukuran newborn.
  2. Baju, celana, dan topi bayi.
  3. Kaus kaki, sarung tangan, dan selimut.


3. Menyiapkan keperluan bayi (Pada Bulan ke-7 kehamilan)
Untuk memudahkan mama, kelompokkan keperluan si kecil menjadi 4 bagian, yaitu: 
Pakaian bayi:
  • Popok bayi, baik yang terbuat dari kain biasa atau berbentuk cloth diaper.
  • Beberapa variasi blus, seperti blus berlengan pendek, panjang, dan tanpa lengan. Sebaiknya blus si kecil terbuat dari bahan katun, dan cobalah untuk membeli dalam beberapa ukuran
  • Celana bayi, panjang dan pendek.
  • Kaus kaki, sarung tangan, dan topi bayi.
  • Kamar bayi:
  • Boks bayi. Ketika memilih, coba perhatikan keamanan dan pastikan bahan yang digunakan tidak beracun.
  • Keperluan boks, seperti bumper, bantal, seprai, sarung bantal, selimut, dan perlak.
  • Meja ganti (baby tafel). Bisa juga merangkap lemari atau laci untuk menyimpan keperluan bayi. 
  • Lemari atau rak pakaian. Jika meja ganti belum merangkap rak pakaian, sebaiknya letakkan rak atau lemari berdekatan dengan meja ganti.
  • Sofa yang nyaman bagi mama ketika harus menyusui atau menimang-nimang si kecil.
  • Baik untuk dinding maupun perabot, pilihlah cat dengan bahan nontoxic dan lakukan pengecatan jauh-jauh hari agar bau cat sudah hilang ketika bayi Anda lahir. Catatan: Jangan ikut mengecat kamar bayi ya, Ma. Bau cat yang terhirup tidak baik bagi kesehatan Anda.

Keperluan mandi dan kebersihan:
  • Bak mandi bayi dan karet anti-slipnya.
  • Keperluan mandi, seperti sabun dan shampo.
  • Waslap untuk mandi.
  • Bola-bola kapas berair dan tisu basah.
  • Krim ruam popok, baby oil, dan minyak telon.
  • Sisir bayi, gunting kuku, dan termometer.

Keperluan bepergian:
  • Tas bayi.
  • Selimut bertudung.
  • Gendongan bayi.
  • Stroller dan car seat untuk bayi. Perhatikan segi keamanannya dan produk harus sesuai usia bayi.


4. Persiapan Sang Ayah (Pada bulan ke-7 kehamilan)
Catatan khusus: Ayah memiliki peran yang sangat penting dalam membantu mama melewati masa persalinan. Ada berbagai hal yang harus disiapkan pasangan Anda untuk mengurangi ketegangan saat persalinan:
  1. Menyiapkan tas untuk dirinya. Ya, Ayah juga perlu menyiapkan tas, bila Anda (tiba-tiba) menolak untuk ditinggal sendiri di rumah sakit. Siapkan pakaian ganti, alat mandi, bahan bacaan, serta kamera atau handycam untuk mengabadikan momen kelahiran si kecil.
  2. Mengetahui letak tas mama dan bayi disimpan (juga mengetahui isinya!). Jadi, Ayah tidak bingung saat dimintai tolong untuk mengambilkan sesuatu dari dalam tas.
  3. Mencari tahu rute tercepat dan jalan alternatif menuju rumah sakit. Jika perlu, lakukan uji coba terhadap rute ini sebelumnya.
  4. Menyiapkan mental untuk mendampingi saat Anda melahirkan. Namun, jangan paksa calon Ayah untuk masuk ke kamar bersalin ya. Pastikan Ayah benar-benar siap mendukung proses kelahiran si kecil.

5. Persiapan untuk calon kakak (Pada Bulan ke-6 kehamilan)
Catatan khusus: Untuk hal ini, bekerjasamalah dengan pasangan Anda. Bila perlu, minta juga bantuan orang tua Anda. Coba untuk menyiapkan anak pertama Anda sejak awal kehamilan, dengan mengabarkan padanya bahwa ia akan menjadi seorang kakak.  Biasanya, anak merasa cemas kalau kasih sayang orangtuanya akan berkurang saat adiknya lahir nanti. Jadi, beri ia penjelasan bahwa Anda akan selalu menyayanginya. Ikut sertakan juga kakak dalam mempersiapkan keperluan bayi agar ia tidak merasa terabaikan.
Diskusikan juga dengan Ayah tentang siapa yang akan menjaga si kakak selama Anda di rumah sakit. Bila mau, ia boleh menginap di rumah anggota keluarga yang sudah dikenal dan akrab dengannya, seperti kakek nenek. Bisa pula, mereka menginap di rumah Anda untuk menemani si kakak. Yang jelas, pastikan ia merasa nyaman dan tetap mendapat perhatian dari Anda dan pasangan. Di hari libur, Ayah juga dapat membawa si kakak mengunjungi Anda dan adik bayi di rumah sakit, agar ia mulai terbiasa dengan kehadiran adiknya. 

6. Menyiapkan cuti hamil (Pada Bulan ke -6 kehamilan)
Catatan khusus: Sejak masa awal kehamilan, sebaiknya Anda sudah memberitahu pimpinan Anda dan memastikan fasilitas cuti hamil atau asuransi pada bagian HRD. Bila memungkinkan, cuti diambil 3 bulan setelah melahirirkan. Selain menjadi hak mama untuk memulihkan kondisi tubuh, masa cuti ini juga merupakan masa bagi si kecil untuk menjalin kelekatan (bonding) dengan Anda dan mendapat ASI eksklusif. Untuk urusan pekerjaan yang Anda tinggalkan, informasikan dan delegasikan tugas pada kolega Anda. Juga beritahukan pada klien nama rekan Anda yang bisa dihubungi selama Anda mengambil cuti melahirkan.

7. Meminta bantuan orang/saudara (Pada Bulan ke-7 kehamilan)
Catatan khusus: Delegasi, itu kata kuncinya. Delegasikan tugas-tugas rumahtangga pada asisten rumahtangga atau keluarga. Jelaskan apa saja yang harus mereka lakukan dan tinggalkan uang untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Jangan lupa, tempelkan daftar nomor telepon penting di dekat pesawat telepon.

8. Persiapkan diri anda untuk proses persalinan (Pada Bulan ke-6 kehamilan)
Catatan khusus: Selain mental, siapkan juga fisik Anda untuk proses persalinan yang cukup melelahkan. Jaga pola makan dengan cara mengonsumsi makanan sehat dan lakukan olah raga sesuai anjuran dokter. Ikuti juga kelas senam atau yoga kehamilan yang bisa membuat Anda lebih rileks serta belajar bernafas dan mengejan yang benar saat melahirkan nanti. Inilah beberapa tanda menjelang melahirkan:
  1. Keluar lendir bercampur darah dari vagina.
  2. Kontraksi yang jaraknya semakin berdekatan.
  3. Pecahnya air ketuban.

Jika tidak yakin dengan tanda-tanda yang muncul, coba hubungi dokter atau rumah sakit. Mereka akan menanyakan tanda-tanda yang Anda alami dan memberitahu apa yang harus dilakukan. Namun, bila air ketuban sudah pecah, jangan ragu lagi Ma. Segera berangkat ke rumah sakit bersalin dan jangan lupa membawa tas perlengkapan mama, bayi, dan Ayah.

9. Persiapkan diri anda saat tanda-tanda kelahiran belum terlihat/belum terasa (Pada Bulan ke-9 kehamilan)
Catatan khusus: Jangan panik. Ini mungkin terjadi bila siklus haid tidak teratur atau berlangsung lama. Coba lakukan pemeriksaan rutin dan konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan melahirkan via operasi caesar.
Di masa ini, Anda mungkin juga akan merasa 'antiklimaks' dan depresi, apalagi ditambah pertanyaan orang-orang sekitar tentang waktu perkiraan melahirkan. Tetaplah rileks, Ma. Biasanya, dokter menyarankan agar Anda memperbanyak jalan kaki untuk mempercepat proses persalinan.

10. Persiapan untuk masa setelah melahiran (Pada Mulailah mencari info sejak awal kehamilan)
Catatan khusus: Setelah 9 bulan, akhirnya bayi kecil yang dinanti-nantikan lahir dan berada di pelukan Anda. Apa yang harus dilakukan? IMD bisa membantu Anda dalam memulai proses menyusui dan menjalin kelekatan dengan si kecil. ASI yang pertama keluar benar-benar istimewa, karena mengandung zat antobodi yang penting bagi bayi.
Di masa-masa ini, mungkin Anda akan dihantui berbagai rasa cemas dan keletihan fisik yang membuat Anda rentan terkena sindroma baby blues. Jangan segan untuk meminta bantuan pasangan dan anggota keluarga Anda. Pastikan juga Anda makan  teratur dan cukup istirahat. Bila Anda bahagia, bayi Anda pasti akan bahagia.

Bahaya Kegemukan Obesitas Menyebabkan Kesuburan Menurun

Bahaya Kegemukan Obesitas Menyebabkan Kesuburan Menurun


Pelangsing Badan Tiens, Bahaya Kegemukan Obesitas Menyebabkan Kesuburan Menurun


Dampak kegemukan atau obesitas sangat berbahaya bagi kesehatan. Studi terbaru mengungkapkan, pria yang obesitas memiliki kualitas sperma yang buruk dibandingkan dengan pria yang berat badannya seimbang.


Selama beberapa dekade para ahli meneliti dampak kegemukan pada kesuburan seorang pria. Beberapa literatur menyebutkan, kualitas sperma pria gemuk lebih rendah, antara lain terlihat dari jumlah sperma yang sedikit dan sperma yang mampu berenang dengan gesit.


Studi teranyar yang dilakukan peneliti dari Argentina semakin menguatkan studi-studi sebelumnya. Para peneliti mengevaluasi contoh air mani 794 pria yang bersama pasangannya sedang melakukan program kehamilan.


Para peneliti menemukan bahwa 155 pria yang tergolong obesitas memiliki sedikit sperma yang mampu berenang dengan gesit dan mampu berpindah tempat dibandingkan dengan pria yang berat badannya normal.


Pria gemuk juga cenderung memiliki kadar neutral alpha glucosidase (NAG), yakni enzim yang dikeluarkan oleh cairan epididimis, yang menandakan apakah sebuah sel sperma matang dan dapat berenang. Kadar NAG dalam cairan mani bisa menjadi pertanda baik buruknya fungsi epididimis.


"Ini adalah studi pertama yang mengungkapkan dampak obesitas terhadap fungsi epididimis. Meski begitu, bukan berarti seorang pria akan menjadi tidak subur karena berat badannya bertambah," kata Dr Ana Carolina Martini dari National University of Cordoba, Argentina.


Meski berpengaruh pada sedikitnya jumlah sperma yang aktif berenang, dalam riset yang dilakukan Dr Ana ini tidak ditemukan dampak kegemukan pada kualitas air mani, termasuk jumlah sperma, kadar testosteron, dan jumlah sperma dengan bentuk yang normal.


Walau demikian, Dr Ana mengungkapkan, masih ada kesempatan bagi pria gemuk untuk meningkatkan kualitas spermanya dengan cara mengurangi berat badan. Penelitian menunjukkan, pengurangan berat badan mampu mengembalikan keseimbangan hormon reproduksi.


Penelitian ini, papar Dr Ana, memiliki beberapa pembatasan, yakni responden adalah orang yang memang memiliki masalah kesuburan dan kadar indeks massa tubuh yang sebenarnya tidak bisa menjadi ukuran berapa lemak tubuh yang sebenarnya. Para ahli mengatakan, pengukuran lemak di perut lebih efektif untuk mengetahui kadar hormon seks dibandingkan dengan indeks massa tubuh.  (kompas)


9 Cara Mengobati Mata Minus Secara Alami


9 Cara Mengobati Mata Minus Secara Alami | Mata minus atau rabun merupakan suatu keadaan dimana kita tidak dapat melihat suatu objek secara jelas. Untuk mata minus sendiri dapat digolongkan menjadi dua yaitu mata minus rabun jauh dan rabun dekat. Mata minus abun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh.



9 Cara Mengobati Mata

4 Tips Alami Mengatasi Alergi pada Hidung

BlogDokter - Beberapa orang memiliki alegi tertentu. Bisa karena debu, bulu kucing atau hawa dingin. Yang lebih sering menimpa orang pada umumnya adalah alergi debu. Dan alergi ini tentunya menyerang hidung dan membuatnya meler. Atau terkadang saat alergi datang bersin-bersin tanpa henti akan menyebabkan kita tergantu secara fisik.
Ilustrasi Hidung Alergi Pada Debu
Berikut 4 Tips Alami Memiliki Hidung yang Sehat.

1. Memasang alat pelembab udara

Hal ini mungkin terdengar agak sulit, namun hal inji cukup efektif mencegah alergi pada hidung anda . Saat pemicu alergi datang ia akan mengahmbat proses tubuh yang menjaga saluran hidung menjadi lembab. Ketika pemicu alergi masuk di hidung, tubuh memproduksi zat kimia yang disebut histamin yang menyebabkan selaput lendir membengkak dan kering. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga kelembaban udara yang masuk di hidung anda.

2. Menghirup udara garam

Sebagian orang memilih untuk membuat obat dari garam mereka sendiri . Taburkan sedikit garam dalam panci masak dengan beberapa cangkir air lalu didihkan. Pasang wajah Anda pada panci , handuk di atas kepala Anda , dan tarik napas. Menambahkan beberapa minyak kayu putih / salep ke air tersebut dapat membuka sinus Anda lebih baik.

3. Minum banyak air


Dalam hal apapun air mineral memang sangatlah berguna bagi kesehatan. Air juga penting untuk tetap terhidrasi ketika Anda mengalami gejala alergi .

4. Minyak mustad


Ambil sesendok mustard dan panaskan dalam panci dengan sedikit air. Tarik nafas pada mustard yang memiliki aroma yang kuat.

Nah, itulah 4 Tips Alami Mengatasi Alergi pada Hidung. Semoga artikel diatas dapat menjaga hidung sehat tanpa alergi.

Baca juga : 10 Cara Alami Mengatasi Hidung Tersumbat

Berbagai Cara memakai Jilbab bentuk wajah Bulat

Cara memakai Jilbab bentuk wajah Bulat, memang lebih banyak yang mencari tips ini karena kebanyakan orang kesulitan dalam mencari model jilbab atau cara memakai jilbab dengan bentuk wajah bulat ini. Sebenarnya cukup simple saja menurut saya kita tingga mengetahui kekuranganya dan menutupinya hingga terkesan tidak bulat. Nah pertama yang harus diperharikan jika bentuk wajah anda bulat adalah membuat wajah terkesan lebih oval dengan cara menutupi sebagian tulang pipi anda agar terlihat lebih oval, nah kemudian jangan menutupi bagian dahi atas terlalu kebawah karena akan memberikan kesan lebih pendek bukan, sebenarnya prinspnya itu saja sih, nah untuk lebih jelanya simak tutorial memilih dan memakai jilbab bentuk wajah bulat berikut ini.  

Sebelum masuk kepembahasan tentang tips memilih model jilbab sesuai bentuk wajah Bulat mari kita simak dulu cara mengetahui bentuk wajah anda, tanpa harus meminta teman atau saudara anda memberikan komentar, nah silahkan simak caranya tidak terlalu sulit kok, mari cek it dot. 


http://caraberhijabb.blogspot.com/2013/09/berbagai-cara-memakai-jilbab-bentuk.html


Tips berikut ini untuk menentukan bentuk wajah Anda.
  1. Ukur jarak tulang pipi kiri dan kanan dari titik yang paling tinggi
  2. Ukur lebar rahang Anda dari titik rahang yang paling lebar
  3. Ukur dahi Anda pada bagian yang paling lebar. Biasanya, terletak tepat di antara alis dan garis rambut.
  4. Ukur dari ujung garis rambut sampai bawah pipi Anda.
  5. Jangan lupa untuk menuliskan semua ukuran tersebut dan jangan sampai tertukar
Jika Sudah mengukur kelima poin di atas? Saatnya menentukan bentuk wajah Anda.
  • Oval, normalnya memiliki panjang yang sebanding dengan satu setengah kali lebar wajah
  • Bulat, panjang dan lebar wajah adalah sebanding
  • Hati, sempit di garis rahang dan lebar pada tulang pipi atau dahi
  • Kotak, panjang wajah sebanding dengan lebarnya dan memiliki bentuk persegi yang jelas
  • Segitiga, memiliki rahang yang lebar dan tulang pipi yang sempit dengan dahi yang tidak terlalu tinggi
  • Segi enam (diamond), memiliki jarak tulang pipi yang lebar, dahi dan rahang sempit yang kira-kira lebarnya sebanding.
   
wajah bulat

wajah hati

wajah oval

    Wajah kotak

    wajah segitiga

    wajah panjang


    Nah jika dari hasil pengukuran wajah tersebut wajah anda adalah Bulat, simak informasi berikut ini.  











    Cara memakai Jilbab bentuk wajah Bulat, Hal yang paling penting dan harus diperhatikan benar benar adalah Jangan memakai ciput arab yang menutupi dahi anda dari bawah hingga keatas nanti wajah anda akan terlihat tambah bulat dan pendek. Kemudian untuk tulang pipi anda harus ditutupi dengan jilbab agar terlihat lebih oval, dan simetris sehingga enak dipandang dan terlihat menarik. Nah agar benar benar tidak terlihat sangat bualt dan gemuk, Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda dapat mencoba undercaps yang banyak dijual di pasaran. Untuk memakanya, sebaiknya ikat terlebih dahulu rambut Anda, hindari pemakaian cepol atau konde.

    Demikian kiranya bisa di finising dengan memberikan aksesoris seperti kembang ataupun mani yang disesuaikan dengan warna jilbab dan baju anda.


    Demikian infomasi yang dapat kami sampaikan terkait dengan info terbaru dan update mengenai, Cara memakai Jilbab bentuk wajah Bulat. Semoga informasi yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk anda semua khususnya yang sedang mencari info tantang cara memakai jilbab  wajah bulat. Sekian dan terimakasih atas kunjugan anda.