Minggu, 22 September 2013

Cara Mudah Menghilangkan Bau Kaki Secara Alami

Cara Menghilangkan Bau Kaki Secara Alami

Apakah anda ingin menghilangkan bau pada kaki anda ? Bau kaki biasanya disebabkan oleh keringat yang keluar di bagian kaki bercampur dengan bakteri kotor sehingga dapat menimbulkan bau yang tak sedap. Hal ini bisa dikarenakan oleh pemakaian sepatu dengan bahan yang menghambat pertukaran udara. Biasanya bahan plastik atau bahan sintetis, karena keduanya tidak dapat menyerap keringat dengan baik, sehingga kaki akan berkeringat.

Bagi anda yang mengalami hal semacam ini jangan menyerah meskipun bau kaki dapat merusak suasana kenyamanan anda. karena kami berhasil merangkum dari beberapa refrensi yang paling bagus. Sebelum mengetahui cara menghilangkan bau kaki secara alami sebaiknya kita ketahui apa saja faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya bau tak sedap pada kakimu.

Penyebab Bau Pada Kaki

  1. Keluarnya keringat yang diolah menjadi bau oleh bakteri
  2. Tidak rajin merawat dan membersihkan kuku kaki
  3. Menggunakan kaos kaki basah
  4. Memakai sepatu yang tidak pernah dicuci
  5. Adanya luka pada kaki hingga menimbulkan infeksi
  6. Memakai sepatu dengan ukuran terlalu sempit

Tips Mengatasi Bau Pada Kaki

  1. Saat mandi, bersihkan seluruh bagian kaki hingga ke sela-sela jari.
  2. Jangan biarkan kaki terlalu lama lembap/berkeringat di dalam sepatu.
  3. Gunakan sepatu dari bahan alami dan kulit asli agar kaki dapat bernapas.
  4. Jangan menggunakan kaus kaki lebih dari 24 jam. Ganti yang baru. Pilih yang berbahan katun atau wol agar keringat terserap dengan baik.
  5. Sampai di rumah, segera rendam kaki di dalam air suam-suam kuku yang sudah diberi garam mandi atau garam untuk merendam kaki sekitar 2 menit. Keringkan dengan lap, lalu oleskan lotion antibau tak sedap khusus untuk kaki.
  6. Untuk sementara, gunakan sandal atau sepatu terbuka.
Demikian Cara Mudah Menghilangkan Bau Kaki Secara Alami dari kami semoga bermanfaat dan jangan lupa sebarkan ke teman anda dengan cara clik di bawah ini. Thanks

Sabtu, 21 September 2013

Cara mengetahui penyebab keguguran dan tanda-tanda keguguran

Tahukah Anda bahwa kehamilan pada minggu-minggu awal sangat rawan? Jika tidak hati-hati, akibat paling parah yang bisa muncul adalah gugurnya janin.Sebagai seorang ibu, tentu Anda tak menginginkan hal tersebut. Karenanya penting untuk menjaga kehamilan extra hati-hati. Keguguran adalah salah satu hal yang paling banyak dikahawatirkan dan ditakutkan oleh para ibu hamil. Bayangan akan hadirnya buah hati, lucunya bayi mungil sirna sudah ketika keguguran menghampiri. Ditambah lagi oleh rasa sakit, stress, dan bahkan trauma menghantui para ibu hamil yang mengalami keguguran.

Oleh karena itu, mari kita ketahui mengenai apa itu keguguran, apa penyebabnya dan bagaimana tanda-tanda dari keguguran ini. Agar dengan diketahui mengenai seluk beluk keguguran, diharapkan keguguran dapat terhindarkan.

Penyebab Terjadinya Keguguran
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya keguguran adalah:
  1. Adanya kelainan pada janin yang disebabkan kelainan kromosom, yang terjadi saat berlangsungnya proses pembuahan. Akibatnya, embrio yang terbentuk cacat dan dikeluarkan tubuh.
  2. Adanya kelainan pada ibu, seperti kelainan pada sisterm hormonal (bisa hormon prolaktin yang terlalu tinggi atau progesteron yang terlalu rendah), sistem kekebalan tubuh, infeksi menahun, dan penyakit berat yang diderita si ibu hamil.
  3. Adanya kelainan pada rahim. Kelainan yang paling umum terjadi adalah adanya miom (tumor jaringan otot) yang dapat mengganggu pertumbuhan embrio. kelainan lain yaitu rahim terlalu lemah sehingga tidak mampu menahan berat janin yang sedang berkembang. Kehamilan dalam rahim yang terlalu lemah biasanya hanya mampu bertahan hingga akhir trimester pertama.
  4. Penyebab lain adalah infeksi, seperti terkena virus TORCH, HIV, Hepatitis dll.
  5. Keguguran juga dapat diakibatkan oleh gaya hidup. Wanita yang cenderung merokok, mengkonsumsi minuman keras, obesitas atau berat badan kurang dapat memiliki gangguan hormon yang berakibat gangguan kehamilan.
  6. Janin yang tidak berkembang. Ini paling sering terjadi, keguguran terjadi karena janin tidak dapat hidup. Dalam beberapa kasus, janin mungkin mengalami genetik yang tidak stabil atau cacat. Jadi dalam hal ini, keguguran terjadi secara alami guna menyelematkan kesehatan keduanya. Ibu bahkan tidak menyadari bahwa ia telah hamil dan mengalami keguguran bayi
  7. Pil Kontrasepsi. Perempuan yang mengonsumsi pil kontrasepsi dalam waktu sangat lama dapat mempengaruhi siklus hormonal alaminya. Dan ketika pertama kali hamil, rahim tidak mampu menahan kehamilan. Hal ini biasanya tidak akan terjadi lagi pada kehamilan kedua.
  8. Tidak menyadari kehamilan. Banyak perempuan yang tidak menyadari bahwa dirinya hamil. Itu sebabnya, ia tidak berhati-hati dalam melakukan segala aktivitas dan makanan yang dikonsumsinya. Hal ini juga bisa menjadi penyebab keguguran.
  9. Kehamilan yang tidak direncanakan. Sebagian besar kehamilan pertama tidak direncanakan. Karenanya berbagai tindakan pencegahan yang perlu dilakukan sebelum hamil tidak dilakukan. Misalnya, jika calon ibu memiliki tiroid tinggi atau tekanan darah tinggi, hal ini bisa membuat kehamilan sangat kritis. Dokter biasanya mengontrol jaringan vital sebelum perempuan mencoba untuk hamil. Karena tidak berencana hamil, berbagai faktor ini dikesampingkan sehingga terjadi lah keguguran pada kehamilan pertama.

Tanda-tanda keguguran (Perdarahan):
  1. Perdarahan adalah tanda yang paling umum. Perdarahan yang terjadi bisa hanya berupa bercak-bercak yang berlangsung lama sampai perdarahan hebat. Kadang-kadang terdapat bagian jaringan yang robek yang ikut keluar bersamaan dengan darah. Misalnya, bagian dari jaringan dinding rahim yang terkoyak atau kantung ketuban yang robek.
  2. Kram atau Kejang Perut
  3. Tanda ini rasanya mirip seperti kram perut pada awal datang bulan. Biasana kram ini berlangsung berulang-ulang dalam periode waktu yang lama. Kram atau kejang juga dapat terjadi di daerah panggul
  4. Nyeri Pada Bagian Bawah Perut
  5. Rasa nyeri pada bagian bawah perut terjadi dalam waktu cukup lama. Selain di sekitar perut, rasa sakit juga dapat terjadi di bagian bawah panggul, selangkangan, dan daerah alat kelamin. Nyeri ini terjadi dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah muncul gejala perdarahan.
Mencegah Keguguran:
Bila terdapat ancaman keguguran seperti pendarahan di awal-awal kehamilan, upaya pencegahan dapat dilakukan dengan istirahat yang cukup dalam beberapa hari, mengurangi aktivitas olah raga, dan menghentikan hubungan badan dalam beberapa minggu. Pada 50% kasus, ancaman keguguran dapat diatasi sehingga tidak berlanjut.

Segera periksakan kandungan, Jika ancaman keguguran disebabkan oleh pembukaan dini leher rahim, dokter mungkin akan melakukan penjahitan untuk merapatkan kembali sampai saatnya melahirkan. Tindakan medis dan pengobatan juga diperlukan bila terdapat kelainan bentuk rahim dan leher rahim.

Terimakasih telah mengunjungi Blog Regina Putri, semoga informasi Cara mengetahui penyebab keguguran dan tanda-tanda keguguran dapat berguna dan bermanfaat bagi anda.Share informasi ini agar teman atau kerabat kita mempunyai pengetahuan baru.

Cara menjaga hamil muda agar tidak keguguran

Hamil adalah salah satu momen yang paling membahagiakan dalam hidup seorang perempuan. Tak heran kehamilan akan dijaga baik-baik agar nantinya lahir bayi yang sehat dan menggemaskan. Ketika sedang hamil, anda banyak sekali memikirkan posisi yang baik dan nyaman untuk janin dan aktivitas anda. Perubahan fisik yang semakin berubah di masa kehamilan memasuki usia tua semakin membuat anda mencari posisi yang tepat.

  1. Menghindari aktifitas yang berat. Pada awal kehamilan, secara umum wanita sangat mudah lelah bahkan ada sebagian yang sampai pingsan oleh karena tekana darah yang rendah. Karena itu, jangan paksakan diri Anda melakukan pekerjaan yang berat. Jangan beridiri terlalu lama dan janga pula duduk terlampau lama. Usahakan istirahat Anda cukup. Namun jangan juga terlalu lama berdiam diri sebab akan membuat badan Anda justru semakin tidak enak.
  2. Menghindari rokok, obat-obatan tertentu, kafein, alkohol dan semua zat-zat yang bisa membahayakan kehamilan. Alkohol juga rokok bisa menganggu dan menghambat perkembangan janin Anda. bahkan kabarnya, jika sang ibu perokok, maka kemungkinan bayi terlahir tidak sempurna akan semakin besar. Sementara itu kafein juga sangat direkomendasikan untuk dihindari sebab bisa mempengaruhi jumlah zat besi di dalam darah dan akan memperparah gejala anemia yang lazim diderita wanita yang sedang hamil. Jadi, sebaiknya cermat!
  3. Menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Saat hamil muda, biasanya wanita diserang rasa mual hingga nafsu untuk makan hilang. Hal ini memang normal adanya tapi walau bagaimanapun, perasaan ini tak boleh diikuti sebab jika calon ibu tidak makan maka janin akan kehilangan asupan nutrisi penting yang ia inginkan.
  4. Pandai-pandailah mengelolas emosi sebab saat jamil muda biasanya mood wanita layaknya yoyo, naik dan turun. Hal ini disebabkan kondisi hormone yang sedang tak stabil karena kehamilan. Hal ini harus dilawan sebab ibu yang stress sangat rentan membahayakan janin yang ia kandung. Kelola emosi dengan benar, banyak-banyaklah mendekatkan diri pada tuhan, bercengkrama dengan suami, latihan meditasi dan masih banyak lagi lainnya. Bagi Anda yang terbiasa mengusir stess dengan cokelat sebaiknya untuk sementara merubah kebiasaan tersebut sebab coklat juga mengandung kafein!
  5. Selanjutnya terkait dengan aktifitas seksual suami dan istri. Memang hal tersebut adalah fitrah dan sah-sah saja dilakukan. Tapi di awal kehamilan aktifitas tersebut bisa berujung pada keguguran jika tidak dilakukan sesuai kondisi sang wanita. Jadi, sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan. Aktifitas seksual harus dilakukan secara hati-hati (bahkan ada sebagian orang yang memilih stop sementara) jika kehamilan tersebut sangat beresiko tinggi seperti keguguran, ada riwayat melahirkan premature, adanya pendarahan di dalam vagina, plasenta previa dan semacamnya.
Terimakasih telah berkunjung di Blog Regina Putri, semoga informasi Cara menjaga hamil muda agar tidak keguguran dapat bermanfaat dan berguna bagi anda. Sampaikan informasi yang anda dapat ini kepada kerabat/teman yang bersangkutan. Atau share melalui tombol Facebook dibawah.

Hal-hal yang perlu dilakukan selama hamil

Hamil adalah salah satu momen yang paling membahagiakan dalam hidup seorang perempuan. Tak heran kehamilan akan dijaga baik-baik agar nantinya lahir bayi yang sehat dan menggemaskan. Nah Bunda, saat hamil jangan makan sembarang makanan ya.

Jika kehamilan sedang memasuki bulan kedua, mungkin perempuan hamil pertama kali sedang sangat menikmati posisinya yang sebentar lagi akan dipanggil ibu oleh anaknya. Biasanya di kehamilan bulan kedua, seorang perempuan akan mengidam makanan. Tapi jangan karena atas nama mengidam, maka seorang ibu hamil bebas makan makanan yang dikehendakinya. Ada makanan yang harus dihindari selama kehamilan di bulan kedua.

Badan terasa lemah, lesu dan kurang bersemangat, memang lazim dialami oleh ibu hamil. Namun, kehamilan bukanlah sebuah penyakit! Yang menyebabkan seseorang yang sedang hamil hanya boleh terbaring di tempat tidur, sedikit makan atau pilih-pilih makanan, atau bahkan tidak diizinkan melakukan pekerjaan apapun. Memang, ibu hamil seringkali mengalami berbagai gejala yang mirip dengan seseorang yang sedang sakit, tapi tidak lantas membuat aktifitas terganggu kan? Dan perlu diingat, janin yang sedang bertumbuh dalam rahim Anda, memerlukan berbagai hal yang dapat membuatnya terus tumbuh dan sehat, diantaranya;

Makanan sehat
Kalau hamil, jangan makan ikan, jangan makan ini, jangan makan itu. Wah, bisa kekurangan nutrisi dong ya kalau kita menuruti anjuran jangan dari kiri-kanan. Memang saat hamil, kita harus hati-hati terhadap makanan, namun bukan jenis makanannya yang harus kita hindari, tetapi, perhatikan jumlahnya, kandungan gizinya dan keseimbangan nutrisinya. Usahakan untuk makan rutin dengan menu seimbang (4 sehat 5 sempurna) atau paling tidak lengkapi menu Anda dengan sayur dan buah. Adakalanya, ibu hamil disarankan untuk berdiet, ikuti anjuran dokter, dan siapkan menu diet Anda.Tapi jika Anda memang tidak bermasalahan dengan berat badan selama hamil, sedikit camilan pada jam-jam antara makan utama, diperbolehkan, pilih camilan sehat yang rendah lemak seperti keripik buah atau sari kacang hijau, dll. Vitamin dan suplemen ibu hamil yang telah diresepkan dokter, jangan sampai terlewatkan.

Olahraga teratur
Hamil, bukanlah alasan untuk Anda bermalas-malasan dan lantas melupakan jadwal aerobic, yoga atau berenang. Saat hamil, olahraga juga sangat dibutuhkan, setidaknya lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki rutin setiap hari minimal 10 menit dan olahraga yang biasa Anda lakukan setidaknya 1 minggu sekali. Bahkan kini ada senam khusus yang mudah Anda pelajari dirumah, melaluni CD atau buku-buku kehamilan. Membiasakan bergerak saat hamil, terutama di minggu-minggu terakhir kehamilan, akan membantu proses persalinan lebih mudah.

Istirahat
Bekerja saat hamil memang tidak dilarang bahkan dianjurkan untuk tetap aktif dikantor atau di pekerjaan Anda. Namun, disela-sela jadwal itu jangan lupa untuk istirahat. Setidaknya, pejamkan mata Anda 10-15 menit setiap lepas jam makan siang, atau jika memang diperlukan, rebahkan badan Anda beberapa waktu dan hirup oksigen secara teratur tarik dan hembuskan dalam beberapa hitungan (3x8 hitungan) dan rasakan kesegaran tubuh Anda kembali. Malam hari, usahakan untuk tidur tepat waktu dengan waktu tidur setidaknya 6 jam. Ibu hamil membutuhkan waktu istirahat yang lebih lama, dan saat istirahat itulah saat baik bagi perkembangan janin.

Kebersihan
Bagi ibu hamil, kebersihan haruslah sangat diperhatikan, tidak hanya kebersihan tubuh dengan rutin mandi, mencuci rambut, dll. Perlu menjaga pula kebersihan makanan yang akan dimakan, kebersihan lingkungan termasuk udara, juga harus diperhatikan. Saat hamil, kita lebih banyak mengeluarkan keringat, dan sering buang air kecil, yang memungkinkan tubuh rentan terpapar kuman bahkan bakteri.

Pemeriksaan rutin
Dan, untuk mengetahui kondisi kehamilan dan kesehatan Anda, sangat dianjurkan pada ibu hamil, untuk rutin memeriksakan kehamilannya  pada dokter atau petugas medis, sesuai jadwal yang telah diberikan. Ikuti petunjuk dan ingat baik-baik hasil diagnosanya, agar memudahkan Anda mengetahui keadaan kehamilan sampai persalinan nanti.

Perlu diingat bahwa kehamilan adalah kondisi badan yang sehat dan memang perlu perhatian khusus pada kesehatan, segala hal yang biasa dilakukan sehari-hari boleh dilakukan wanita hamil, intinya, fikiran tetap rileks, nikmati kehamilan Anda dan beraktifitas dengan seimbang!

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum persalinan

Berikut ini  beberapa Tips untuk membantu Anda mempersiapkan perlengkapan bayi  untuk menyambut kedatangan bayi Anda di rumah. Segalanya akan menjadi lebih mudah jika Anda telah siap jauh sebelum kelahiran bayi Anda.

Belajar dari sumber yang tepat
Banyak buku bacaan yang bermanfaat yang bisa  membantu Anda untuk tetap rileks dengan bersantai membaca buku dan juga sekaligus membuat Anda bertambah pengetahuannya untuk menghadapi persalinan dan tahu apa-apa saja yang Anda akan hadapi dan apa yang akan Anda butuhkan.

Persiapan menyambut kedatangan si kecil rasanya tidak ada habis-habisnya.Di kehamilan pertama, saya yakin sekali sudah menyiapkan semuanya. Sayangnya, saya kurang menyiapkan pasangan saya! Ia sampai hampir lupa memasukkan koper ke dalam mobil, lho. Juga, ia clueless soal benda-benda keperluan saya dan si calon buah hati. Kesalahan seperti inilah yang membuat saya lebih bersiap lagi menghadapi kehamilan kedua.

Memasuki bulan ke-8 kehamilan, mama sebaiknya sudah melakukan persiapan. Terkadang si kecil enggan menunggu sampai tanggal perkiraan kelahiran, bahkan lahir 2-3 minggu lebih cepat. Nah, berikut berbagai hal yang perlu disiapkan agar Anda lebih tenang saat berangkat ke rumah sakit. 

1. Menyiapkan Tempat Persalinan (Pada Bulan ke-6 kehamilan)
Memasuki trimester ketiga, berdiskusilah dengan dokter seputar proses persalinan yang akan Anda pilih, apakah normal atau via operasi caesar. Semua mama ingin melahirkan secara normal tapi umumnya, kondisi kesehatan mama dan janin akan banyak berpengaruh pada hal ini. Juga, tentukan rumah sakit untuk tempat melahirkan si kecil. Perhatikan jarak tempuh yang harus dilalui dan periksa apakah Anda perlu mendaftar dulu sebelum melahirkan. Untuk menetapkan pilihan, tanyakan pada dokter atau pihak rumah sakit, lihatlah fasilitas yang disediakan dan juga tempat menunggu selama proses persalinan, kebijakan rumah sakit tentang IMD (Inisiasi Menyusui Dini), biaya, dll. Yang pasti, tanyakan semua hal yang Anda anggap penting dan cari tahu juga pengalaman orang-orang yang sudah pernah melahirkan di sana.

2. Menyiapkan tas ibu dan bayi (Pada bulan ke–7 kehamilan)
Isi tas mama:
  1. Baju tidur dengan kancing di depan (untuk menyusui) dan baju untuk pulang.
  2. Pakaian dalam, bra menyusui dan breast pad.
  3. Gurita atau korset, dan alat pompa ASI.
  4. Pembalut khusus setelah melahirkan.
  5. Keperluan mandi dan make up seperlunya.
  6. Bahan bacaan atau mp3 player untuk teman pengusir bosan. 
  7. Kartu rumah sakit, ponsel dan daftar nomor telepon penting.

Isi tas bayi:
  1. Popok kain, atau popok sekali pakai ukuran newborn.
  2. Baju, celana, dan topi bayi.
  3. Kaus kaki, sarung tangan, dan selimut.


3. Menyiapkan keperluan bayi (Pada Bulan ke-7 kehamilan)
Untuk memudahkan mama, kelompokkan keperluan si kecil menjadi 4 bagian, yaitu: 
Pakaian bayi:
  • Popok bayi, baik yang terbuat dari kain biasa atau berbentuk cloth diaper.
  • Beberapa variasi blus, seperti blus berlengan pendek, panjang, dan tanpa lengan. Sebaiknya blus si kecil terbuat dari bahan katun, dan cobalah untuk membeli dalam beberapa ukuran
  • Celana bayi, panjang dan pendek.
  • Kaus kaki, sarung tangan, dan topi bayi.
  • Kamar bayi:
  • Boks bayi. Ketika memilih, coba perhatikan keamanan dan pastikan bahan yang digunakan tidak beracun.
  • Keperluan boks, seperti bumper, bantal, seprai, sarung bantal, selimut, dan perlak.
  • Meja ganti (baby tafel). Bisa juga merangkap lemari atau laci untuk menyimpan keperluan bayi. 
  • Lemari atau rak pakaian. Jika meja ganti belum merangkap rak pakaian, sebaiknya letakkan rak atau lemari berdekatan dengan meja ganti.
  • Sofa yang nyaman bagi mama ketika harus menyusui atau menimang-nimang si kecil.
  • Baik untuk dinding maupun perabot, pilihlah cat dengan bahan nontoxic dan lakukan pengecatan jauh-jauh hari agar bau cat sudah hilang ketika bayi Anda lahir. Catatan: Jangan ikut mengecat kamar bayi ya, Ma. Bau cat yang terhirup tidak baik bagi kesehatan Anda.

Keperluan mandi dan kebersihan:
  • Bak mandi bayi dan karet anti-slipnya.
  • Keperluan mandi, seperti sabun dan shampo.
  • Waslap untuk mandi.
  • Bola-bola kapas berair dan tisu basah.
  • Krim ruam popok, baby oil, dan minyak telon.
  • Sisir bayi, gunting kuku, dan termometer.

Keperluan bepergian:
  • Tas bayi.
  • Selimut bertudung.
  • Gendongan bayi.
  • Stroller dan car seat untuk bayi. Perhatikan segi keamanannya dan produk harus sesuai usia bayi.


4. Persiapan Sang Ayah (Pada bulan ke-7 kehamilan)
Catatan khusus: Ayah memiliki peran yang sangat penting dalam membantu mama melewati masa persalinan. Ada berbagai hal yang harus disiapkan pasangan Anda untuk mengurangi ketegangan saat persalinan:
  1. Menyiapkan tas untuk dirinya. Ya, Ayah juga perlu menyiapkan tas, bila Anda (tiba-tiba) menolak untuk ditinggal sendiri di rumah sakit. Siapkan pakaian ganti, alat mandi, bahan bacaan, serta kamera atau handycam untuk mengabadikan momen kelahiran si kecil.
  2. Mengetahui letak tas mama dan bayi disimpan (juga mengetahui isinya!). Jadi, Ayah tidak bingung saat dimintai tolong untuk mengambilkan sesuatu dari dalam tas.
  3. Mencari tahu rute tercepat dan jalan alternatif menuju rumah sakit. Jika perlu, lakukan uji coba terhadap rute ini sebelumnya.
  4. Menyiapkan mental untuk mendampingi saat Anda melahirkan. Namun, jangan paksa calon Ayah untuk masuk ke kamar bersalin ya. Pastikan Ayah benar-benar siap mendukung proses kelahiran si kecil.

5. Persiapan untuk calon kakak (Pada Bulan ke-6 kehamilan)
Catatan khusus: Untuk hal ini, bekerjasamalah dengan pasangan Anda. Bila perlu, minta juga bantuan orang tua Anda. Coba untuk menyiapkan anak pertama Anda sejak awal kehamilan, dengan mengabarkan padanya bahwa ia akan menjadi seorang kakak.  Biasanya, anak merasa cemas kalau kasih sayang orangtuanya akan berkurang saat adiknya lahir nanti. Jadi, beri ia penjelasan bahwa Anda akan selalu menyayanginya. Ikut sertakan juga kakak dalam mempersiapkan keperluan bayi agar ia tidak merasa terabaikan.
Diskusikan juga dengan Ayah tentang siapa yang akan menjaga si kakak selama Anda di rumah sakit. Bila mau, ia boleh menginap di rumah anggota keluarga yang sudah dikenal dan akrab dengannya, seperti kakek nenek. Bisa pula, mereka menginap di rumah Anda untuk menemani si kakak. Yang jelas, pastikan ia merasa nyaman dan tetap mendapat perhatian dari Anda dan pasangan. Di hari libur, Ayah juga dapat membawa si kakak mengunjungi Anda dan adik bayi di rumah sakit, agar ia mulai terbiasa dengan kehadiran adiknya. 

6. Menyiapkan cuti hamil (Pada Bulan ke -6 kehamilan)
Catatan khusus: Sejak masa awal kehamilan, sebaiknya Anda sudah memberitahu pimpinan Anda dan memastikan fasilitas cuti hamil atau asuransi pada bagian HRD. Bila memungkinkan, cuti diambil 3 bulan setelah melahirirkan. Selain menjadi hak mama untuk memulihkan kondisi tubuh, masa cuti ini juga merupakan masa bagi si kecil untuk menjalin kelekatan (bonding) dengan Anda dan mendapat ASI eksklusif. Untuk urusan pekerjaan yang Anda tinggalkan, informasikan dan delegasikan tugas pada kolega Anda. Juga beritahukan pada klien nama rekan Anda yang bisa dihubungi selama Anda mengambil cuti melahirkan.

7. Meminta bantuan orang/saudara (Pada Bulan ke-7 kehamilan)
Catatan khusus: Delegasi, itu kata kuncinya. Delegasikan tugas-tugas rumahtangga pada asisten rumahtangga atau keluarga. Jelaskan apa saja yang harus mereka lakukan dan tinggalkan uang untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Jangan lupa, tempelkan daftar nomor telepon penting di dekat pesawat telepon.

8. Persiapkan diri anda untuk proses persalinan (Pada Bulan ke-6 kehamilan)
Catatan khusus: Selain mental, siapkan juga fisik Anda untuk proses persalinan yang cukup melelahkan. Jaga pola makan dengan cara mengonsumsi makanan sehat dan lakukan olah raga sesuai anjuran dokter. Ikuti juga kelas senam atau yoga kehamilan yang bisa membuat Anda lebih rileks serta belajar bernafas dan mengejan yang benar saat melahirkan nanti. Inilah beberapa tanda menjelang melahirkan:
  1. Keluar lendir bercampur darah dari vagina.
  2. Kontraksi yang jaraknya semakin berdekatan.
  3. Pecahnya air ketuban.

Jika tidak yakin dengan tanda-tanda yang muncul, coba hubungi dokter atau rumah sakit. Mereka akan menanyakan tanda-tanda yang Anda alami dan memberitahu apa yang harus dilakukan. Namun, bila air ketuban sudah pecah, jangan ragu lagi Ma. Segera berangkat ke rumah sakit bersalin dan jangan lupa membawa tas perlengkapan mama, bayi, dan Ayah.

9. Persiapkan diri anda saat tanda-tanda kelahiran belum terlihat/belum terasa (Pada Bulan ke-9 kehamilan)
Catatan khusus: Jangan panik. Ini mungkin terjadi bila siklus haid tidak teratur atau berlangsung lama. Coba lakukan pemeriksaan rutin dan konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan melahirkan via operasi caesar.
Di masa ini, Anda mungkin juga akan merasa 'antiklimaks' dan depresi, apalagi ditambah pertanyaan orang-orang sekitar tentang waktu perkiraan melahirkan. Tetaplah rileks, Ma. Biasanya, dokter menyarankan agar Anda memperbanyak jalan kaki untuk mempercepat proses persalinan.

10. Persiapan untuk masa setelah melahiran (Pada Mulailah mencari info sejak awal kehamilan)
Catatan khusus: Setelah 9 bulan, akhirnya bayi kecil yang dinanti-nantikan lahir dan berada di pelukan Anda. Apa yang harus dilakukan? IMD bisa membantu Anda dalam memulai proses menyusui dan menjalin kelekatan dengan si kecil. ASI yang pertama keluar benar-benar istimewa, karena mengandung zat antobodi yang penting bagi bayi.
Di masa-masa ini, mungkin Anda akan dihantui berbagai rasa cemas dan keletihan fisik yang membuat Anda rentan terkena sindroma baby blues. Jangan segan untuk meminta bantuan pasangan dan anggota keluarga Anda. Pastikan juga Anda makan  teratur dan cukup istirahat. Bila Anda bahagia, bayi Anda pasti akan bahagia.

Bahaya Kegemukan Obesitas Menyebabkan Kesuburan Menurun

Bahaya Kegemukan Obesitas Menyebabkan Kesuburan Menurun


Pelangsing Badan Tiens, Bahaya Kegemukan Obesitas Menyebabkan Kesuburan Menurun


Dampak kegemukan atau obesitas sangat berbahaya bagi kesehatan. Studi terbaru mengungkapkan, pria yang obesitas memiliki kualitas sperma yang buruk dibandingkan dengan pria yang berat badannya seimbang.


Selama beberapa dekade para ahli meneliti dampak kegemukan pada kesuburan seorang pria. Beberapa literatur menyebutkan, kualitas sperma pria gemuk lebih rendah, antara lain terlihat dari jumlah sperma yang sedikit dan sperma yang mampu berenang dengan gesit.


Studi teranyar yang dilakukan peneliti dari Argentina semakin menguatkan studi-studi sebelumnya. Para peneliti mengevaluasi contoh air mani 794 pria yang bersama pasangannya sedang melakukan program kehamilan.


Para peneliti menemukan bahwa 155 pria yang tergolong obesitas memiliki sedikit sperma yang mampu berenang dengan gesit dan mampu berpindah tempat dibandingkan dengan pria yang berat badannya normal.


Pria gemuk juga cenderung memiliki kadar neutral alpha glucosidase (NAG), yakni enzim yang dikeluarkan oleh cairan epididimis, yang menandakan apakah sebuah sel sperma matang dan dapat berenang. Kadar NAG dalam cairan mani bisa menjadi pertanda baik buruknya fungsi epididimis.


"Ini adalah studi pertama yang mengungkapkan dampak obesitas terhadap fungsi epididimis. Meski begitu, bukan berarti seorang pria akan menjadi tidak subur karena berat badannya bertambah," kata Dr Ana Carolina Martini dari National University of Cordoba, Argentina.


Meski berpengaruh pada sedikitnya jumlah sperma yang aktif berenang, dalam riset yang dilakukan Dr Ana ini tidak ditemukan dampak kegemukan pada kualitas air mani, termasuk jumlah sperma, kadar testosteron, dan jumlah sperma dengan bentuk yang normal.


Walau demikian, Dr Ana mengungkapkan, masih ada kesempatan bagi pria gemuk untuk meningkatkan kualitas spermanya dengan cara mengurangi berat badan. Penelitian menunjukkan, pengurangan berat badan mampu mengembalikan keseimbangan hormon reproduksi.


Penelitian ini, papar Dr Ana, memiliki beberapa pembatasan, yakni responden adalah orang yang memang memiliki masalah kesuburan dan kadar indeks massa tubuh yang sebenarnya tidak bisa menjadi ukuran berapa lemak tubuh yang sebenarnya. Para ahli mengatakan, pengukuran lemak di perut lebih efektif untuk mengetahui kadar hormon seks dibandingkan dengan indeks massa tubuh.  (kompas)


9 Cara Mengobati Mata Minus Secara Alami


9 Cara Mengobati Mata Minus Secara Alami | Mata minus atau rabun merupakan suatu keadaan dimana kita tidak dapat melihat suatu objek secara jelas. Untuk mata minus sendiri dapat digolongkan menjadi dua yaitu mata minus rabun jauh dan rabun dekat. Mata minus abun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh.



9 Cara Mengobati Mata