Selasa, 19 Februari 2013

Walau Pakai Baju Muslim, Model-Model Ini Bisa Tampil di Fashion Show New York


  Sahabat Beauty And Style- Dalam dunia modelling, ada beberapa perbedaan mencolok antara pakaian yang sopan dengan fashion pada umumnya. Desainer-desainer luar negeri biasanya mengetengahkan pakaian dengan potongan dan desain yang unik, namun masih banyak memperlihatkan tubuh wanita di sana-sini.

Seorang muslimah di New York, ingin mengetengahkan karya busana muslimnya dalam nuansa islami di panggung model dunia tersebut. Nailah Lymus, mendirikan Underwraps Agency tahun lalu. Meski masih terbilang muda, 29 tahun, ia berhasil menunjukkan beberapa karya busana muslim yang unik.
(c) dailymail.co.uk
"Wanita tetap bisa tampil modis dan sopan, berpegang teguh pada nilai yang ada dalam dirinya," ujar Nailah. Menurutnya panggung fashion dunia masih banyak ketidaksesuaian dengan nilai Islami yang dia yakini. Namun ia ingin menunjukkan bahwa wanita muslim tetap bisa tampil dengan busana muslimah yang sopan namun juga unik dan stylish.

(c) dailymail.co.uk
Menurut Nailah, wanita itu tetap bisa tampil dengan percaya diri meski menggunakan pakaian yang tertutup, Bahkan menjadi semakin terlindungi dan cantik. Ia hanya merekrut model muslimah.

(c) dailymail.co.uk
Bila diperhatikan lagi, memang busana muslimah yang ditampilkan masih belum sesempurna pakaian muslim yang kebanyakan digunakan di Indonesia. Namun keinginan Nailah untuk mengajak wanita tampil cantik dengan pakaian yang lebih sopan lewat New York Fashion Week boleh diacungi jempol.

Nailah memiliki berbagai model yang rata-rata berkulit hitam dan muslim. Ia bangga pada mereka karena memiliki spirit yang sama dengannya. Prinsip fashion Nailah adalah pakaian tertutup, sopan, namun tetap modis. Sangat menggembirakan masih ada orang yang memperjuangkan pakaian yang baik bagi wanita muslimah. Keep creative, Nailah.
"item"'>

  Sahabat Beauty And Style- Dalam dunia modelling, ada beberapa perbedaan mencolok antara pakaian yang sopan dengan fashion pada umumnya. Desainer-desainer luar negeri biasanya mengetengahkan pakaian dengan potongan dan desain yang unik, namun masih banyak memperlihatkan tubuh wanita di sana-sini.

Seorang muslimah di New York, ingin mengetengahkan karya busana muslimnya dalam nuansa islami di panggung model dunia tersebut. Nailah Lymus, mendirikan Underwraps Agency tahun lalu. Meski masih terbilang muda, 29 tahun, ia berhasil menunjukkan beberapa karya busana muslim yang unik.
(c) dailymail.co.uk
"Wanita tetap bisa tampil modis dan sopan, berpegang teguh pada nilai yang ada dalam dirinya," ujar Nailah. Menurutnya panggung fashion dunia masih banyak ketidaksesuaian dengan nilai Islami yang dia yakini. Namun ia ingin menunjukkan bahwa wanita muslim tetap bisa tampil dengan busana muslimah yang sopan namun juga unik dan stylish.

(c) dailymail.co.uk
Menurut Nailah, wanita itu tetap bisa tampil dengan percaya diri meski menggunakan pakaian yang tertutup, Bahkan menjadi semakin terlindungi dan cantik. Ia hanya merekrut model muslimah.

(c) dailymail.co.uk
Bila diperhatikan lagi, memang busana muslimah yang ditampilkan masih belum sesempurna pakaian muslim yang kebanyakan digunakan di Indonesia. Namun keinginan Nailah untuk mengajak wanita tampil cantik dengan pakaian yang lebih sopan lewat New York Fashion Week boleh diacungi jempol.

Nailah memiliki berbagai model yang rata-rata berkulit hitam dan muslim. Ia bangga pada mereka karena memiliki spirit yang sama dengannya. Prinsip fashion Nailah adalah pakaian tertutup, sopan, namun tetap modis. Sangat menggembirakan masih ada orang yang memperjuangkan pakaian yang baik bagi wanita muslimah. Keep creative, Nailah.

0 komentar:

Posting Komentar